Yesus dan Beelzebul

Yesus dan Beelzebul

Renungan Harian

Jumat, 10 Oktober 2025
Bacaan Lukas 11:15-26

Oleh : Ansgarius Hari 45 Wijaya


Yesus menunjukkan bahwa kuasa-Nya berasal dari Allah, bukan dari kegelapan; manusia harus membuka hati untuk melihat karya Allah, sebab Kerajaan Allah sudah hadir, dan setiap orang dituntut menentukan sikap terhadap Yesus. Diantara orang banyak yang heran karena Yesus dapat menyembuhkan orang bisu yang disebabkan karena kerasukan roh jahat itu, menyatakan Yesus dapat menyembuhkan orang itu
karena kuasa Beelzebul penghulu setan.

Siapa diantara kerumunan orang yang menyatakan itu Lukas tidak menyebutnya secara spesifik tetapi dalam Matius 12:24 dan Markus 3:22, jelas disebut bahwa ahli-ahli Taurat dan orang Farisi yang menuduh Yesus melakukan mujizat dengan kuasa Beelzebul. Jadi para pemuka agama Yahudi, bukan orang kebanyakan tetapi orang terpandang. Mereka secara sepihak telah berprasangka buruk kepada Yesus.

Tetapi Yesus menolak tuduhan itu dengan mengatakan : Setiap kerajaan yang terpecah-pecah akan binasa. Jika Iblis melawan dirinya sendiri, kerajaannya tidak akan bertahan. Jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu. Tidak seorang pun dapat memasuki rumah seorang yang kuat dan merampas harta bendanya tanpa mengikat orang kuat itu lebih dahulu.


Apa yang dapat ditegaskan dengan jawaban Yesus itu? Jangan mudah menuduh, pelajari dulu kebenaran. Kuasa Yesus adalah dari Allah, bukan dari yang jahat. Semestinya karya-Nya itu diterima dengan iman. Yesus lebih berkuasa dari Iblis. Percaya bahwa Dia berkuasa membebaskan hidup manusia dari belenggu dosa.


Para pemuka agama Yahudi itu berkeras hati menuduh Yesus sedemikian rupa. Mereka melawan kuasa Yesus yang berasal dari Allah. Karena sebenarnya mereka merasa terancam kedudukan dan kewibawaannya dengan karya Yesus. Takut popularitas dan otoritasnya sebagai pemuka orangorang Yahudi semakin merosot. Maka selain menuduh Yesus dengan jahat, mereka juga menghasut orang-orang Yahudi yang masih percaya kepada mereka, rakyat kebanyakan itu ada diantara mereka yang hadir pada kesempatan itu.


Pada kesempatan berikutnya setelah Yesus menjelaskan kuasa-Nya yang berasal dari Allah itu, dia menyatakan bahwa netralitas dalam beriman kepada-Nya itu tidak ada. Pilihannya hanya dua :
Percaya atau menolak. Dengan tegas Dia nyatakan beriman kepada-Nya atau menolak-Nya. Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia menceraiberaikan.
Yesus menjelaskan bahwa ketika roh jahat diusir, ia bisa kembali bila menemukan hati manusia “kosong” meskipun sudah tampak rapi dan bersih. Keadaan orang itu malah bisa lebih buruk dari sebelumnya karena roh jahat membawa lebih banyak teman yang lebih jahat. Orang yang sudah bertobat tidak cukup berhenti ditempat sesudah roh jahat keluar dari dirinya kemudian membiarkan hatinya kosong tidak diisi dengan buah pertobatan. Jika demikian roh jahat akan dapat masuk Kembali dengan kekuatan yang lebih dahsyat. Rahmat Allah yang sudah diterima harus dijaga dengan mengisi hidup dengan hal hal yang baik, yang akan merawat kehidupan Rohani dan selalu dekat dengan Tuhan sumber kekuatan. Terus menerus melakukan silih yang akan menjadi pupuk bagi pertumbuhan rohani dan semakin menjauh dari dosa.

Gagal melakukan yang baik dalam kehidupan sehari-hari itu merupakan bagian dari dosa yang perlu dimohonkan ampun dari Tuhan. Dimohonkan Rahmat dari Tuhan agar dari hari ke hari hidup Rohani menjadi semakin kuat dan baik.


Doa: Tuhan yang maha kasih buatlah hati kami semakin percaya kepada Yesus yang datang dari Allah dan akan menuntun kami kepada kebaikan dan semakin dekat dengan Tuhan. Dari hari ke hari kami makin dapat menjauhkan diri dari dosa dengan kekuatan Roh-Mu yang akan membantu kami. Selalu mengisi hati kami dengan selalu menyediakan waktu untuk membangun relasi pribadi dengan Tuhan dan mewujudkan perintah Yesus kepada kami.


Srengseng Sawah Jagakarsa, Jakarta Selatan

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *