BERSEDIA KEMBALI DIPERBARUI
Y. Haryanto
Renungan Harian
Minggu, 24 Mei 2026
Hari Raya Pentakosta
Injil:.Yohanes 20:19-23
“Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan” (Yoh.20:20)
Bapak, Ibu, Saudara/i terkasih dalam Kristus, Api CintaNya memperbarui muka bumi.
Pentakosta itu artinya hari ke-50. Dahulu kala di kalangan umat Perjanjian Lama mula-mula Pentakosta dirayakan 7 minggu sesudah panen gandum, perayaan panen. Dalam perkembangan selanjutnya, Pentakosta dirayakan 7 minggu sesudah Hari Raya Paskah Yahudi, untuk merayakan turunnya Taurat kepada Musa. Di kalangan umat Kristen, Pentakosta dirayakan 7 minggu sesudah Kebangkitan Tuhan, untuk memperingati turunnya Roh Kudus atas para murid Tuhan. Dari perayaan panen dan turunnya Taurat kepada Musa di kalangan umat Perjanjian Lama, oleh umat Kristen Pentakosta, hari ke-50, diterapkan untuk merayakan panenan rohani yang mulai melimpah berkat turunnya Roh Kudus atas para murid Tuhan.
Hari ini, pada Hari Raya Pentakosta di tahun 2026, kita hendak bergabung dengan Gereja sedunia merayakan panenan rohani berkat turunnya Roh Kudus juga kepada kita semua di waktu-waktu yang lalu. Kita juga hendak mensyukuri kesediaan kita hari ini untuk diperbarui oleh turunnya kembali Roh Kudus atas diri kita semua hari ini untuk memperbarui muka bumi.
Para murid diperbarui: dari takut kepada orang-orang Yahudi menjadi bersukacita karena “melihat Tuhan”. Para murid menjadi yakin Tuhan yang bangkit 7 minggu yg lalu, naik ke surga 9 hari yg lalu, benar-benar telah mengalahkan dunia dan menguatkan hati para muridNya (Yoh.16:33) . Tak perlu takut lagi. Saatnya bersukacita karena Tuhan andalan kita telah mengalahkan dunia. Kita dipanggil hari ini untuk memperbarui diri dan muka bumi dari rasa takut menjadi bersukacita karena Tuhan andalan kita telah mengalahkan dunia.
“Damai sejahtera bagi kamu ! ” Sabda Tuhan. Melihat Tuhan menyingkirkan ketakutan, mendatangkan sukacita, dan damai sejahtera. Tantangan dan derita tak akan menjadi penghalang kita mengalami Damai sejahtera dari Tuhan manakala kita melihat Dia, berpihak pada Dia, bersatu denganNya.
Damai sejahtera itu bukan melulu bagi kita, melainkan ditujukan bagi seisi bumi. “Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu” (Yoh.20:21). Kita diutus untuk mewartakan dan bersaksi tentang Damai sejahtera Tuhan, bukan ketakutan atau pun permusuhan.
Pada hari ke-50 para murid bersama-sama diteguhkan dan disemangati ,menjadi bebas merdeka dari ketakutan oleh anugerah Roh Kudus, demikian pun kita hari ini beroleh anugerah Roh Kudus yang menjadikan kita siap menjadi saksi CintaNya, siap bersamaNya memperbarui muka bumi.
Datanglah Roh Maha Kudus,
Penuhikah hati umatMu dan nyalakanlah di dalamnya Api CintaMu.
Utuslah RohMu, maka semuanya akan dijadikan lagi dan Engkau akan memperbarui muka bumi.
Amin.

