Hamba Tuhan atau Hamba Uang?
Renungan Harian
Minggu, 21September 2025
Oleh Paul Subiyanto
Bacaan Lukas 16 : 1-13
Ringkasan Bacaan
Bacaan Injil hari ini tentang perumpamaan bendahara yang tidak jujur namun cerdik. Yesus menggunakan perumpamaan ini untuk mengajarkan tiga hal utama :
(1) Jangan mengabdi pada Mamon (kekayaan duniawi) dan Allah sekaligus,
(2) tunjukkan kesetiaan dalam hal-hal kecil untuk dipercaya hal-hal besar, dan
(3) bersikap bijaksana dalam mengelola waktu, harta, dan talenta yang dipercayakan Allah.
Inti pesannya adalah untuk menggunakan segala yang dimiliki secara cerdas dan bijak demi tujuan yang lebih mulia, bukan untuk kepentingan pribadi semata.
Renungan:
Dalam media sosial dikenal istilah ” flexing”, memamerkan hal- hal duniawi agar dianggap hebat dan mendapat banyak “komen” dan “like”. Bahkan ada orang yang sengaja diviralkan sebagai “crazy rich”, sosok yang kaya, tampan dan sukses dengan pamer mobil, rumah dan pakaian mewah sehingga menjadi idola. Bukan hanya kaum selibritas, ada juga yang pamer kemewahan adalah sosok “hamba Allah” atau pemimpin umat. Fenomena ini jelas kontradiksi dengan seruan Yesus: Jangan mengabdi kepada Allah sekaligus kepada Mamon!
Ada yang bilang musuh utama agama bukan ateisme tetapi materialisme, pragmatisme dan oportunisme. Roh dunia ini berkelindan dengan arus kapitalisme global sehingga hal- hal duniawi, popularitas, dan kekuasaan menjadi ukuran kesuksesan. Sementara, etika, tata nilai dan spiritualitas tidak laku, atau sekadar live service.
Sabda Yesus hari ini agar kita memprioritaskan Allah daripada dunia masih sangat relevan namun semakin berat untuk dilakukan.
Setiap saat kita selalu dihadapkan dua pilihan : Allah atau dunia? Allah bisa juga berwujud nilai- nilai atau keutamaan seperti kejujuran dan keadilan. Misalnya, Anda duduk dalam kepanitiaan lalu ada peluang untuk “mark up” harga barang yang dibutuhkan. Apa yang akan anda lakukan? Memilih Allah berarti menolak mark up dan kehilangan peluang mendapat keuntungan dan sebaliknya. Setia terhadap perkara kecil, misalnya, sore ini jadwal latihan koor tapi pada saat yang sama seorang teman mengajak jalan- jalan di mall. Apa yang akan anda pilih? Anda sedang mengumpulkan uang untuk membeli sepeda impian tetapi tiba- tiba datang seorang kerabat mau pinjam uang untuk biaya operasi anaknya di rumah sakit. Apa yang akan anda pilih: Allah atau Mamon?
Ternyata dalam kehidupan sehari- hari kita selalu dihadapkan pilihan: Allah atau Mamon.
Doa :
Tuhan, berikan aku keberanian untuk memilih Engkau daripada hal- hal duniawi atau dorongan egoismeku.
Tuhan, berikan aku kekuatan untuk berani menolak godaan dunia, dan tetap di jalan-Mu walaupun pahit dan berat yang harus kujalani.
Biarlah kekuatan-Mu sendiri yang menuntun jalanku sebab aku sendiri lemah. Amin

