HATI-HATI TERHADAP TINDAKAN DAN MOTIF BERIMAN PALSU

HATI-HATI TERHADAP TINDAKAN DAN MOTIF BERIMAN PALSU

Y. Haryanto

Renungan Harian, Jumat, 17 Juli 2026

Injil: Matius 12, 1-8

“Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belaskasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah. “(Mat.12:7)

Bapak, Ibu, Saudara/i terkasih dalam Kristus, kita hari ini diingatkan untuk bersikap kritis terhadap motif dan tindakan beriman kita. Janganlah menghukum orang yang tidak bersalah karena motif takut kehilangan pengaruh di tengah umat/masyarakat.

Orang Farisi beranggapan bahwa para murid bersalah : memetik gandum pada hari Sabat. Para murid yang lapar memetik gandum dan menyantapnya dianggap bekerja pada hari Sabat. Itu melanggar hukum Taurat. Orang Farisi tidak memiliki belas kasihan terhadap para murid yang kelaparan. Sikap menyalahkan para murid lahir dari legalisme kosong belaskasihan.

Tindakan mereka itu bukan demi kepentingan hidup beriman bersama, melainkan demi kepentingan mereka sendiri. Melihat Tuhan Yesus yang semakin populer dan dicintai masyarakat karena menghadirkan belaskasihan Allah, mereka merasa terancam, khawatir bakal kehilangan pengaruh, status , kedudukan di tengah masyarakat. Lalu menyudutkan Tuhan Yesus dan para muridNya sebagai pelanggar hukum Taurat. Tindakan dan motif beriman orang Farisi itu palsu. Tidak berorientasi kepada belaskasihan Allah, tetapi jatuh pada legalisme kosong belaskasihan.

Kritik Tuhan Yesus terhadap perilaku orang Farisi berlaku juga bagi kita:

  1. Janganlah kita gampang menyalahkan orang lain tanpa berbelas kasih.
  2. Belaskasihan Allah lebih utama daripada peraturan buatan manusia. Janganlah motif beriman yang benar dipalsukan dengan motif pribadi mengejar penghargaan/penghormatan yang keliru.

DOA

Syukur dan pujian bagiMu Ya Tuhan
Engkau sungguh berbelaskasihan kepada kami.
Bantulah kami agar dapat berbelaskasihan kepada sesama, tidak mudah menghukum orang yang tidak bersalah.
Amin.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *