IMAN YANG MENYEMBUHKAN

IMAN YANG MENYEMBUHKAN

Oleh Paul Subiyanto

Renungan Harian: Jumat, 5 Desember 2025

Injil Matius 9:27-31
Dua orang buta mengikuti Yesus sambil berseru, “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.” Ketika Yesus bertanya, “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” mereka menjawab dengan sederhana, “Ya Tuhan, kami percaya.” Yesus pun menjamah mata mereka dan berkata, “Jadilah kepadamu menurut imanmu.” Seketika mata mereka terbuka, dan mereka dapat melihat.

Renungan :


Saudara saudari terkasih,

Saat itu kemana pun Yesus pergi, banyak orang mengikuti. Bayangkan di tengah rombongan itu ada “dua orang buta” ikut berjalan. Ada dua orang buta ikut berjalan sambil tak henti berteriak, “Yesus Anak Daud!”. Selain iman bahwa Yesus itu Mesias, yang telah dinubuatkan sebagai keturunan Daud, orang buta itu punya niat yang kuat dan gigih.

Hal ini menarik perhatian Yesus, sehingga Ia pun mendekati dan bertanya, “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Terjadi kontak personal antara orang buta dengan Yesus yang langsung mengonfirmasi iman orang buta itu. Kedua orang buta itu menegaskan keyakinannya maka terjadilah keinginannya untuk sembuh karena imannya.


Saudara saudari terkasih,
Kita semua pasti punya pengalaman bagaimana memohon sesuatu kepada Tuhan namun pertanyaannya:

  1. Apakah kita melandasi doa kita dengan iman yang kuat bahwa Yesus itu Anak Allah, Mesias yang dijanjikan sehingga mampu melakukan apa saja? Atau jangan-jangan hanya sambil lalu, siapa tahu lagi beruntung?
  2. Apakah kita gigih memohon? Orang jawa sambil tirakat dan puasa, orang muslim melakukan solat tahajud setiap tengah malam.
  3. Apakah ada kontak personal dengan Tuhan secara batin, sehingga kita merasakan sapaan-Nya? Atau doa kita asal-asalan, terburu- buru, hanya verbalisme belaka.

Doa :
Tuhan Yesus, kami sudah mengimani Engkau sebagai Anak Allah, Juru Selamat kami secara formal. Namun tak jarang iman itu hanya hafalan intelektual saja. Sentuhlah hati kami agar kami mampu mengimani-Mu dengan tulus dan rendah hati seperti orang buta itu. Amin

Paul Subiyanto

Dr.Paulus Subiyanto,M.Hum --Dosen Bahasa Inggris di Politeknik Negeri Bali ; Penulis buku dan artikel; Owner of Multi-Q School Bal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *