BERBELAS KASIHLAH SEPENUH DAYA UPAYA !

BERBELAS KASIHLAH SEPENUH DAYA UPAYA !

Oleh : Y. Haryanto

Renungan Harian, Selasa, 6 Januari 2026
Hari Biasa Sesudah Penampakan Tuhan

Injil Markus 6:34-44

“Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hatiNya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka ” (Mrk 6:34)

RENUNGAN:

Bapak, Ibu, Saudara/i terkasih dalam Kristus, Berkah Dalem, Tuhan memberkati kita semua !

Hari ini kita mendengarkan kembali kisah tentang semangat pelayanan Tuhan Yesus yang luar biasa. Bukan pelayanan setengah-setengah, melainkan pelayanan unggul, pelayanan wahid, pelayanan mengerahkan segala daya upaya bagi kesejahteraan banyak orang.

Hari itu banyak sekali orang datang dan pergi. Mereka datang membawa banyak masalah: ada yang menderita sakit ingin disembuhkan, ada yang mau dibebaskan dari kerasukan setan , ada yang hidupnya tersesat hendak bertobat. Begitu banyak orang datang silih berganti hingga tidak memberi waktu untuk istirahat. Lelah? Pasti Tuhan Yesus dan para murid lelah dalam pelayanan itu.
Sementara itu kedua belas rasul yang tempo hari diutus berdua-dua datang, berkumpul kembali dengan Tuhan Yesus. Mereka melaporkan kepada Tuhan Yesus semua yang mereka ajar dan kerjakan: mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat, mengusir banyak setan, menyembuhkan banyak orang sakit dg kuasa yang diberikan oleh Tuhan Yesus.
Kepada para rasul dan para muridNya yang lain Tuhan Yesus mengusulkan untuk pergi menyeberang ke tempat yang sepi agar mereka dapat beristirahat dan makan. Karena begitu banyaknya orang yang harus mereka layani hari itu, mereka belum sempat istirahat dan makan. Tentulah mereka lelah dan lapar. Dengan perahu mereka bersama-sama pergi ke tempat yang sunyi di seberang danau.

Antusiasme banyak orang untuk mendengarkan ajaran Tuhan Yesus yang penuh kuasa tak bisa dibendung. Mereka yang menderita beragam penyakit pun ingin disembuhkanNya. Mereka itu melihat Tuhan Yesus beserta para rasul dan murid-muridNya naik perahu hendak pergi menyeberang ke tempat sepi. Dengan cepat mereka tahu ke mana Tuhan Yesus dan para murid hendak pergi. Maka hal itu dikabarkanlah dari mulut ke mulut ke berbagai tempat. Berbondong-bondonglah mereka lewat jalur darat menuju tempat yang dituju Tuhan Yesus dan para muridNya. Begitu besar semangat dan antusiasme banyak orang untuk mendengarkan ajaran dan jamahan penyembuhan Tuhan Yesus hingga mereka mampu berjalan cepat sekali. Mereka sampai di tempat yang dituju mendahului Tuhan Yesus beserta para muridNya.

Tuhan Yesus yang sebetulnya sudah lelah dan lapar, serta bermaksud beristirahat dan makan, melihat orang banyak mendahului tiba di tempat mendarat. Orang banyak itu tampak begitu berharap mendengarkan ajaran Tuhan Yesus yang penuh kuasa. Ada pula di antara orang banyak itu yang menderita aneka penyakit berharap disembuhkan olehNya. Melihat hal itu tergeraklah hatiNya oleh belas kasihan. Maka bertindaklah Tuhan Yesus melayani orang banyak itu: mereka yang sakit disembuhkan, yg dahaga akan ajaranNya mengenai banyak hal Dia layani pula. Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.

Tanpa terasa hari merangkak senja, tak lama lagi malam pun tiba. Para murid datang kpd Tuhan Yesus dan memintaNya agar menyuruh orang banyak pergi mencari makan. Tetapi jawabNya:”Kamu harus memberi mereka makan ! ” Mana mungkin memberi makan bagi ribuan orang ini Tuhan? Berapa juta rupiah harus dikeluarkan ? Kita tidak punya uang yg cukup untuk itu.
Jawab Tuhan: apa yang ada pada kalian ? Mereka menjawab bahwa hanya ada lima roti dan dua ikan.

Kisah selanjutnya Anda semua mengerti.

Dari kisah pelayanan Tuhan Yesus di atas, kita diajar untuk Berbelas kasih dengan segala daya upaya, selalu berupaya melayani (Tuhan dan) sesama secara maksimal, “luarbiasa” (Outstanding) dalam tindakan dan komitmen.

DOA:

Ya Tuhan,
Anugerahkan rahmatMu agar kami kian peka melihat derita sesama di sekitar kami, tergerak hati oleh belas kasih kepada mereka, dan sedia bertindak melayani mereka dengan upaya maksimal kami. Amin. (*)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *