Elia Sudah Datang Dalam Diri Yohanes Pembaptis

Elia Sudah Datang Dalam Diri Yohanes Pembaptis

Oleh Andre Sumariyatmo

Renungan Harian Sabtu, 13 Desember 2025

Injil Matius 17 : 10 – 13

“Jawab Yesus, “Memang Elia datang dan akan memulihkan segala sesuatu. Aku berkata kepadamu : Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka” (Ayat 11-12).

Para sedulur.yang terkasih.

Kita sering mendengarkan lewat homili para romo supaya kita selalu waspada dan bisa melihat/ menangkap tanda-tanda jaman. Kewaspadaan ini mengajak kita mau mencermati apa yang terjadi di lingkungan atau di tengah masyarakat. Gejolak atau pratanda apa saja yang muncul dalam kehidupan dan mempengaruhi keprihatinan banyak orang. Apakah dirasakan adanya perubahan yang menyolok dalam hidup sosial, politik atau hidup beragama (iman kepercayaan)? Fenomena yang ada tersebut mempermudah kita menerima adanya tanda-tanda jaman yang mengundang kita untuk bereaksi dan mengambil sikap.

Injil hari ini berkaitan dengan konteks Yesus dimuliakan di atas gunung Tabor (Matius 17 : 1-13). Ketiga rasul yakni Petrus, Yakobus dan Yohanes menjadi saksi atas pertemuan dan dialog antara Yesus dengan Nabi Musa dan Elia. Mereka juga melihat kemuliaan Yesus yang sesungguhnya sebagai Anak Allah. Terdengar suara yang berkata “Inilah Anak-Ku yang terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia” (ayat 5b). Namun Yesus berpesan dan melarang mereka untuk bercerita sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati.

Pesan Injil lain yang baik untuk kehidupan iman kita adalah jawaban Yesus atas pertanyaan para rasul mengapa Nabi Elia harus datang lebih dahulu? Yesus menjawab dan menegaskan bahwa Nabi Elia sudah datang dan memulihkan segala sesuatu yaitu dengan tampilnya Yohanes Pembaptis. Namun para ahli Taurat tidak percaya akan pewartaan yang disampaikan oleh Yohanes Pembaptis. Mereka menolak Yohanes Pembaptis dan lebih percaya pada pendapat mereka sendiri. Di sinilah kita menemukan pesan Yesus untuk mampu menangkap tanda jaman kalau kita mau terbuka dan siap mendengarkan pewartaan Yohanes Pembaptis untuk melakukan pertobatan dan pembaruan diri. Kita akui Yohanes Pembaptis itu sebagai tanda jaman untuk melakukan pertobatan. Kita mempunyai harapan bersama bahwa masa Adven merupakan masa yang sangat tepat untuk mewujudkan niat pertobatan supaya kita layak dan suka cita menyambut kelahiran Sang Emanuel. Amin. Tuhan memberkati.

Doa : Tuhan Yesus Kristus, kami percaya bahwa Engkaulah Anak Allah yang diutus Allah Bapa untuk membimbing umat-Mu mampu menangkap tanda-tanda jaman yang menuntun manusia tidak jatuh dalam dosa. Kami sering gagal mengikuti bimbingan Roh Kudus karena terlalu percaya diri dan mengandalkan kemampuan sendiri sehingga kami tersesat dan jatuh dalam dosa. Semoga masa Adven ini kami mau mengikuti bimbingan-Mu dan berupaya bertindak baik dan bijak sehingga memberikan kedamaian dan suka cita di hati. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami. Amin.


Penulis adalah Aktivis Paroki Pejompongan, Jakarta Pusat.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *