PBMN Kiprah di Berbagai Medan

PBMN Kiprah di Berbagai Medan

Sejak hari Rabu pagi, 30 Oktober 2025, saya dengan teman-teman Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kabupaten Sleman melakukan perjalanan ke Jakarta. Kami akan mengunjungi beberapa tempat, salah satunya ke Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional Jakarta. 

Perjalanan dengan naik bus bet AC dan full musik, seat 27 penumpang hanya diisi 18 orang berasa nyaman. Saya merasa dapat menikmati perjalanan. 

Saya dan rombongan transit sejenak di Hotel Swiss Belinn, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. Saya melepas penat, mandi, sarapan, dan melanjutkan perjalanan ke Kantor KWI Lama. Kali ini, saya menyertai teman-teman LP3KD Kabupaten Sleman ke Sekretariat LP3KN di Jalan Cikini 2 No 10.

Pertemuan antara dua lembaga berbeda jenjang, regional dan nasional, berjalan dengan penuh persaudaraan dan keakraban. Dialog dan sapaan-sapaan yang semakin meneguhkan tali silaturahim. 

Saat itu, salah satu pengurus LP3KN berbisik kepada teman di sebelahnya. Teman yang mendapat bisikan spontan menyampaikan, “Oh… Dari MSF ya… Di LP3KN, juga ada yang mantan MSF.” Bak pemain bola, saya merasa mendapatkan umpan bola matang. Saya pun menyambut antusias ujaran pengurus LP3KN, dan menyebut beberapa nama. “Ya…ada Mas Thomas Suhardjono, Mas Hari, dan Pak Subi,” kata saya sigap. Teman pengurus LP3KN itupun tampak sumringah. “Mereka aktif dan luar biasa,” balasnya. Sontak teman lain pengurus LP3KN menyahut, “Pak Hari ikut menulis buku 5 Tahun perjalanan LP3KN. Pak Thomas saat ini aktif mengisi workshop, pembekalan bagi kontingen.”

Tanggapan, komentar dan kabar berita itu tampak biasa-biasa saja. Tetapi hal itu menjadi luar biasa ketika saya, sebagai junior mendengar kiprah para senior di tingkat nasional. Alumni MSF atau sekarang lebih semanak dan populer disebut Paseduluran Brayat Minulnya Nusantara (PBMN), melalui beragam kompetensi bergerak dan berperan di berbagai tempat. Rasanya mongkok, dan menjadi sumber inspirasi serta energi positif tersendiri. 

Nilai keteladanan. Kira-kira, begitu saya menyebutnya. Toh selepas dari dermaga MSF dan mengarungi lautan kerasulan awam, para senior selalu dan tetap menorehkan tapak keteladanan bagi para juniornya… Semoga mata rantai spiritualitas maju bersama, Ubi amici, Opes ibi estā€ (Ada sahabat, ada kekayaan) semakin semarak dalam karya pribadi PBMN!

C. IsmulCokro

C. IsmulCokro (CB. Ismulyadi), tinggal Sleman. Pernah studi di Fak Teologi di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta (Fakultas Teologi Wedha Bhakti) dan Ilmu Religi Budaya USD. Sampai saat ini masih berkarya sebagai ASN. Giat dalam dunia penulisan sebagai writerpreneur, editor freelance, redaksi salah satu tabloid dan memotivasi berbagai kalangan yang akan berproses menulis dan menerbitkannya. Email: cokroismul@gmail.com. FB. Carolus ismulcokro

One thought on “PBMN Kiprah di Berbagai Medan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *