BERHARAP DIANGGAP LAYAK

BERHARAP DIANGGAP LAYAK

Oleh Yohanes Haryanto

Renungan Harian
Sabtu, 22 November 2025
Peringatan Wajib St. Sesilia, Perawan dan Martir

Injil : Lukas 20:27-40

“Tentang bangkitnya orang-orang mati, Musa telah memberitahukannya dalam nas tentang semak duri, di mana Tuhan disebut Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub. Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup” (Lukas 20:37-38)

Bapak, Ibu, Saudara Saudari terkasih dalam Kristus, Berkah Dalem, Tuhan memberkati kita semua!

  1. Hari ini kita diingatkan akan sisi kerapuhan beriman kita. Di mulut “percaya akan kebangkitan badan, kehidupan kekal” atau “menantikan kebangkitan orang mati, dan hidup di akhirat”, tetapi dalam praktek hidup tidak berbeda dari orang-orang Saduki: ” tidak mengakui adanya kebangkitan” (Luk.20:27). Hidup berorientasi pada kenikmatan di dunia. Kematian itu batas akhir kenikmatan. Tidak ada kehidupan sesudahnya. Tidak ada kebangkitan dari mati.
  2. Beruntunglah kita bahwa situasi tersebut di atas bukanlah kesimpulan akhir hidup kita. Tuhan tidak bosan memanggil kita untuk menempuh hidup sesungguhnya, hidup sepenuhnya berpola pada hidup putera-Nya, Yesus Kristus Tuhan kita : taat kepada kehendak-Nya sepanjang hidup kita. Kita diundang untuk berharap diakui Tuhan termasuk “mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu”, dengan kata lain:” dalam kebangkitan dari antara orang mati” (Luk.20:35). Kita ikut “dibangkitkan” (Luk.20:36).
  3. Hari ini peringatan wajib St Sesilia, perawan dan Martir. St Sesilia (Roma, 180-230 M) mempersembahkan seluruh hidupnya kepada Allah melalui pewartaan dan kesaksiannya, beramal dan melayani jemaat dalam situasi penganiayaan. Pada akhirnya beliau ditangkap, dianiaya dan dibunuh. Dalam penderitaannya St Sesilia terus bernyanyi memuji Tuhan. Itulah sebabnya beliau dijadikan pelindung musik Gereja. Kiranya beliau berkenan mendoakan kita agar tak berhenti berupaya setia kpd kehendakNya, hingga tiba saatnya dianggap layak hidup di hadapanNya, layak dibangkitkan oleh-Nya.
  4. Doa: Allah Abraham, Ishak dan Yakub,
    Engkau bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup. Bantulah kami untuk menjalani hidup bersungguh-sungguh seturut kehendak-Mu seraya berharap kelak Engkau anggap layak dalam kebangkitan. Amin.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *