M5 MENULIS RENUNGAN KITAB SUCI

M5 MENULIS RENUNGAN KITAB SUCI

Oleh Yohanes Haryanto

Seorang saudara aktifis Lingkungan bertanya kepada saya: Bagaimana langkah-langkah menulis renungan Kitab Suci sebagai persiapan membawakan renungan dalam pertemuan pendalaman iman atau menulis renungan utk majalah paroki ?
Berikut ini jawaban yang saya berikan berdasarkan pemahaman dan pergumulan praktis saya pribadi:

  1. Langkah I : Membaca Teks

Sesudah berdoa menghaturkan niat dan mohon penyertaan Tuhan dalam menjalani serangkaian kegiatan mempersiapkan dan menyampaikan renungan Kitab Suci, laKitab- pertama dimulai, yakni membaca teks. Dengan kecermatan mata kita tangkap apa saja yang tertulis. Tidak cukup membaca teks satu kali saja, tetapi perlu berulang-ulang agar isi teks kita tangkap, misalnya : tokoh-tokoh kisah siapa saja yang tertulis di situ , apa (saja) ucapannya, apa (saja) yang dilakukannya, tempat kejadian, waktu. Bila perlu teks kita salin untuk membantu mata kita menangkap isi teks secara cermat.

  1. Langkah II : Memahami Maksud Teks

Kita tahu Kitab Suci itu pertama-tama adalah buku iman, berisi iman umat Israel dan Gereja Perdana, ditulis untuk mewartakan iman itu dengan harapan para pembaca dan pendengar ikut memeluk iman yang sama. Oleh sebab itu penting kita bertanya: apa maksud penulis yang tersirat di balik isi /ungkapan- ungkapan yang tersurat dalam teks Kitab Suci yang telah kita cermati pada langkah I, membaca teks. Pada langkah kedua inilah kita membutuhkan bantuan para ahli (tafsir) Kitab Suci. Bantuan mereka memudahkan kita memahami maksud yang tersirat dalam ungkapan-ungkapan tersurat atau isi sebagaimana tertulis pada teks.

  1. Langkah III: Melihat Situasi Nyata

Kita membaca dan merenungkan Kitab Suci berangkat dari dan kembali masuk ke dalam situasi nyata sehari-hari. Kita berharap hidup kita diterangi oleh Sabda Tuhan. Dalam terang itu kita beroleh pencerahan, petunjuk arah langkah, koreksi, peneguhan, janji, panggilan di tengah-tengah situasi nyata sehari-hari, dalam pergulatan hidup nyata sehari-hari.
Dalam menulis dan membawakan renungan Kitab Suci kita tidak hanya perlu “setia kepada Allah” dengan berupaya sebaik mungkin memahami maksud Kirab Suci, tetapi kita juga harus “setia kepada manusia”, setia kpd umat yang kita layani. Kesetiaan itu kita awali dengan upaya melihat situasi nyata kehidupan mereka, pergulatan hidup sehari-hari. Penting kita menangkap suka-duka kehidupan nyata umat yang kita menjadi bagian di dalamnya.

  1. Langkah IV: Merenungkan Pesan Kitab Suci

Pada langkah I andalan kita adalah mata, fokus perhatian terarah pada isi sebagaimana tersurat dalam teks Kitab Suci. Lalu pada langkah II andalan kita adalah budi, fokus perhatian mengarah pada maksud teks Kitab Suci. Langkah III, andalan kita adalah empati, fokus perhatian mengarah pada suka-duka kehidupan nyata sehari-hari umat, yang kita sendiri menjadi bagian di dalamnya. Bagaimana dengan langkah IV, andalan utama kita apa, fokus kita ke mana ?

Pada Langkah IV kegiatan yang kita lakukan adalah merenungkan pesan Kitab Suci bagi kita dalam situasi nyata sehari-hari. Andalan utama kita adalah telinga batin atau telinga hati kita, fokus perhatian mengarah pada apa yang Tuhan Sabdakan bagi kita hari ini di sini dengan suka-duka kita ini. Ada dialog hidup antara Kitab Suci dan situasi nyata sehari-hari.

  1. Langkah V: Menuliskan dan atau Menyajikan

Hasil kegiatan dari langkah I hingga langkah IV kita rangkum dalam wujudkan sajian. Boleh bertolak dari situasi nyata sehari-hari yang kemudian diterangi pesan Kitab Suci, atau bisa juga bertolak dari maksud Kitab Suci yang kemudian pesannya kita terapkan pada suka-duka hidup nyata kita.

Kebetulan saja kegiatan – kegiatan kita dalam menulis renungan renungan Kitab Suci diawali dengan huruf M. Kita jadi dipermudah dalam mengingatnya. Ada 5 kegiatan berawal dengan huruf M. Malima, dlm bhs Jawa. Tentu dengan konotasi baru.

Demikian tulisan singkat spontan menjawab pertanyaan yang diajukan karena kebutuhan. Semoga bermanfaat.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *