Renungan Harian Jumat 17 April 2026

Renungan Harian Jumat 17 April 2026

Dari Kekurangan Menjadi Kelimpahan”
Injil : Yohanes 6:1–15
Perikop inimengisahkan mukjizat penggandaan roti: lima roti dan dua ikan yang dibagikan oleh Yesus Kristus hingga cukup untuk ribuan orang. Peristiwa ini sederhana, tetapi sarat makna yang menyentuh hidup kita hari ini.
Renungan:
Sering kali kita merasa hidup kita “tidak cukup”: waktu kurang, tenaga terbatas, rezeki pas-pasan, bahkan iman terasa kecil. Seperti lima roti dan dua ikan—apa artinya untuk banyak orang?
Namun di tangan Tuhan, yang sedikit menjadi berarti. Yesus Kristus tidak menuntut kelimpahan dari kita; Ia hanya meminta keterbukaan hati untuk menyerahkan apa yang kita punya. Mukjizat bukan dimulai dari jumlah, tetapi dari kepercayaan.
Anak kecil dalam kisah itu memberikan miliknya tanpa perhitungan. Ia tidak tahu bagaimana hasilnya, tetapi ia percaya. Dan justru dari sikap sederhana itu, Tuhan berkarya besar.
Sering kali kita menunggu “punya banyak dulu” baru mau berbagi, baru mau melayani. Padahal Tuhan justru bekerja melalui yang sederhana: senyum tulus, waktu untuk mendengarkan, atau bantuan kecil yang diberikan dengan kasih.
Ketika kita berani memberi dari kekurangan, kita sedang membuka ruang bagi Allah untuk mengubahnya menjadi kelimpahan—bukan hanya bagi orang lain, tetapi juga bagi hati kita sendiri.
Hari ini, jangan tunggu menjadi sempurna atau berkecukupan. Berikan saja “lima roti dan dua ikan” dalam hidupmu. Di tangan Tuhan, itu cukup untuk menjadi berkat besar.
“Yang sedikit di tangan Tuhan, menjadi cukup bagi banyak orang.”

Paul Subiyanto

Dr.Paulus Subiyanto,M.Hum --Dosen Bahasa Inggris di Politeknik Negeri Bali ; Penulis buku dan artikel; Owner of Multi-Q School Bal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *