Kenangan akan Mas Singgih yang Mendalam
Seminggu kepergian sedulur kami, Singgih, tujuh harian sesuai tradisi Jawa dan gereja Katolik sudah dilaksanakan keluarga dua hari lalu. Namun tulisan-tulisan mengenangnya masih antri di mesin redaksi. Hari ini akan tayang kesaksian dua sedulur.
Nursish Martadi, teman lamanya dari Seminari Menengah Mertoyudan dan juga semasa di tarekat rfeligius. Sama-sama dalam atap yang cukup lama. Ledek-ledekan yang khas dari rfemaja itu masih tersimpan dan dilakukan, termasuk mengatakan, walaupun blero atau fals masih akan didengarkan.
Guyon yang menyenangkan, ngangeni yang tidak akan terjadi lagi. Gojekan ala rumahan yang nyumadulur.
Wibowo Singgih, tak kusangka tak kuduga Domus Mariae menjadi tempat pertemuan terakhir kita. Sabtu sore sesampai di DM, kita ngobrol ngalor kidul di depan kamar, senyummu merekah sambil berceletuk…”Le….isih urip to kowe?”…aku hanya senyum sambil berpelukan erat…erat sekali. Malamnya, ketika makrab kau berseloroh…”kowe nembango lagune Didi Kempot, tak rungokne,…mesti blero suaramu…”. Aku hanya senyum sambil duduk rangkulan dan bilang…”Kang…aja begadang wengi wengi, sesuk nyopir ndhake ngantuk..”, “Yoh”…jawab nya. Tapi kita melèk sampai setengah dua pagi….ahh..ternyata itu rangkulan terakhirmu….. Kang Singgih…Sugeng tindak kondur…RIP
Kesaksian berikutnya dari sedulur jauh lebih muda, baru ketemu beberapa kali, namun rumaketnya sudah seolah itu Kawan lama banget. Sama-sama suka music dan menyanyi membuat keadaan lebih mudah dan cair.
Nowo sama-sama Wibowo dengan almarhum ini mengatakan kesaksian berkaitan dengan bantuan Mas Singgih dalam mengelola dan mempersiapkan acara temu darat. Bantuan yang sangat penting sehingga acara bisa berjalan dengan lancar dan semarak.
Kemarin mas Singgih bagian cari musik hiburan orgen tunggal Anugerah musik Entertainent musik lokal,karena konsep acara dengan pakaian wayang sederhana ,ikut juga mas Singgih terlibat memakai lurik dan ikut menyalakan api unggun ,paginya dia bincang dgn saya di ruang Matius ,saya berkata pak Dhe penyanyine kok mau pakai irah irahan Srikandi kata dia ” penyanyi sudah tak saranin dan tak bilang ke player utk pakai itu trus dia bilang kita itu pelaku seni menjual jasa untuk menghibur tetap profesional membuat bahagia orang lain.akhirnya saya paham dalam hati berkata .matur nuwun pak Dhe Singgih penyanyinya sudah clob dgn Punokawan ku
Nursih dan Nowo Wibowo

