BERJALAN BERSAMA YESUS

BERJALAN BERSAMA YESUS

Oleh Paul Subiyanto

Renungan Harian, Rabu, 10 Desember 2025

Bacaan Injil – Matius 11:28-30
Sekali peristiwa bersabdalah Yesus, “Datanglah kepada-Ku, kalian semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah-lembut dan rendah hati. Maka hatimu akan mendapat ketenangan. Sebab enaklah kuk yang Kupasang, dan ringanlah bebanmu

Renungan:


Akhir- akhir ini sering kita dengar kasus anak muda yang bunuh diri, terakhir mahasiswa Katolik Universitas Udayana Bali, melompat dari lantai 3 gedung kuliahnya. Banyak anak muda yang kesepian, tanpa teman hanya bersahabat dengan HP. Beban dan persoalan dipikul sendiri tanpa tahu cara menemukan solusinya.


Sabda Yesus hari ini adalah undangan yang menyejukkan bagi kita– segala beban hidup dan masalah boleh diserahkan kepada-Nya.


Apakah Yesus akan membebaskan segala persoalan kita? Perhatikan kata- kata ini, “Sebab enaklah kuk yang Kupasang, dan ringanlah bebanmu.” Kuk adalah kayu yang menyatukan dua sapi atau kerbau ketika menarik beban– bahasa Jawa pasangan. Jadi, kita dan Yesus disatukan dan jalan bersama. Yesus tidak mengambil beban kita tetapi mengajak kita jalan bersama-Nya. Yesus menawarkan diri menjadi “sahabat seperjalanan” kita. Kita boleh curhat, menangis, berkeluh kesah kepada-Nya sebagai sahabat yang siap ,mendengarkan. Dengan jalan bersama beban tidak kita pikul sendiri melainkan berdua bersama Yesus. Sudahkah kita memperlakukan Yesus sebagai sahabat senasib sepenanggungan?

Doa :
Tuhan Yesus jangan singkirkan bebanku, tetapi berilah aku kekuatan untuk berani memikulnya. Biarlah kusatukan diriku dengan-Mu untuk memikul bersama beban ini. Amin.

Paul Subiyanto

Dr.Paulus Subiyanto,M.Hum --Dosen Bahasa Inggris di Politeknik Negeri Bali ; Penulis buku dan artikel; Owner of Multi-Q School Bal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *