Ada Sukacita dalam Penganiayaan

Ada Sukacita dalam Penganiayaan

Penulis : Paul Subiyanto

Renungan Harian Jumat, 26 Desember 2025

Bacaan Injil: Matius 10:17-22

Ringkasan: Yesus memperingatkan murid-murid-Nya bahwa mereka akan diserahkan, dicambuk, dan dibenci karena nama-Nya, tetapi siapa pun yang bertahan sampai akhir akan diselamatkan, karena Roh Bapa akan memberikan apa yang harus dikatakan.


Konteks: Ini adalah bacaan khusus untuk peringatan Santo Stefanus, martir pertama, yang menjadi contoh kesaksian setia meskipun menghadapi penganiayaan berat.


Renungan:
Masih dalam suasana Natal yang membawa sukacita, tetapi juga panggilan untuk menjadi saksi yang berani seperti Santo Stefanus. Kelahiran Yesus adalah kabar gembira bagi dunia. Tetapi kabar gembira itu tidak sama dengan kegembiraan duniawi biasa, apalagi pesta hura hura. Hingar bingar Natal sebagaimana yang terjadi selama ini tidak ada maknanya jika tidak ada keberanian iman untuk menderita.


Doa : Tuhan Engkau hadir dalam kemiskinan dan penderitaan bahkan ancaman, biarkan kami juga belajar merayakan kelahiran-Mu dalam kesederhanaan dan keprihatinan sebagaimana yang sedang dialami para korban bencana banjir dan tanah longsor di negeri ini. Amin

Paul Subiyanto

Dr.Paulus Subiyanto,M.Hum --Dosen Bahasa Inggris di Politeknik Negeri Bali ; Penulis buku dan artikel; Owner of Multi-Q School Bal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *