Zona Nyaman

Zona Nyaman

Guru mengumpulkan para murid di bawah pohon mangga. Saat semua murid telah bergabung, ia mulai bertutur, “Ada seekor kupu mengitari tanaman lantana dalam pot yang sedang berbunga. Tumbuhan Lantana memiliki bunga kecil bergerombol yang berwarna-warni. Kupu itu segera hinggap pada kelopak bunga dan menghisap madu pada setiap bunga. Ia terlalu asik menikmati madu. Seolah, semua kelopak bunga menjadi miliknya. 

Saking nikmatnya, si kupu tidak menyadari kalau si empunya tanaman memindahkan pot tanaman Lantana ke dalam rumah. Ia kemudian pergi meninggalkan rumah. Ia menutup pintu berikut jendela. Tampaknya, si kupu tidak peduli dengan situasi yang ada. BarangkaIi ia justru merasa aman karena merasa menjadi satu-satunya penguasa. 

Beberapa hari kemudian, ketika si empunya tanaman pulang ke rumah, ia mendapati kupu-kupu itu telah terkapar tak berdaya. Tubuhnya dikerumuni semut. Ia terperangkap di dalam rumah karena kenikmatan yang ingin dikuasainya.

Dunia adalah komedi bagi mereka yang melakukannya, atau tragedi bagi mereka yang merasakannya.

Horace Walpole

C. IsmulCokro

C. IsmulCokro (CB. Ismulyadi), tinggal Sleman. Pernah studi di Fak Teologi di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta (Fakultas Teologi Wedha Bhakti) dan Ilmu Religi Budaya USD. Sampai saat ini masih berkarya sebagai ASN. Giat dalam dunia penulisan sebagai writerpreneur, editor freelance, redaksi salah satu tabloid dan memotivasi berbagai kalangan yang akan berproses menulis dan menerbitkannya. Email: cokroismul@gmail.com. FB. Carolus ismulcokro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *