Tafsir Kreatif Terhadap Pututur Jawa: Aja Cedhak Kebo Gupak !

Tafsir Kreatif Terhadap Pututur Jawa: Aja Cedhak Kebo Gupak !

Oleh : Yohanes Harsanto


Salah satu hal yang menarik dari pengenalan saya terhadap proses berkaryanya Seniman Seni Rupa Nasirun adalah penafsiran-kreatifnya atas warisan Budaya, antara lain: Pitutur Jawa dari almarhum ibunya. Pitutur itu berbunyi : “Aja Cedhak Kebo Gupak”

Dalam lingkungan budaya Jawa, seringkali kita dengar nasehat bagi orang muda: Aja cedhak kebo Gupak ! Maknanya: Janganlah Orang-orang muda.bergaul dekat dengan orang-orang yang tidak baik, kotor perilakunya, agar tidak ketularan berperilaku kotor. Berdekatan dengan kerbau yang kotor penuh lumpur, jamak bila kita terkena cipratan kotornya. Oleh sebab itu menghindari berdekatan dengan kerbau yang kotor, berelasi akrab dengan orang-orang jahat, adalah tindakan praktis bijaksana untuk menghindari perilaku jahat/kotor/tidak baik, mencegah terpapar atau tertular kecenderungan berbuat kotor, jahat, tidak baik.

Oleh Nasirun pitutur Jawa itu ditafsirkan secara kreatif menjadi pedoman umum berperilaku yang tidak lagi bersifat pantangan atau larangan. Rumusan baru pitutur itu kemudian menjadi: Cedhak Kebo Gupak ! Kata pantangan atau larangan Aja (Jangan), dihapus.

Dengan membuang kata pantangan atau larangan Aja (Jangan), terbukalah pemaknaan secara baru. Tidak ada lagi larangan atau pantangan. Gantinya justru berkebalikan, yaitu berupa suruhan atau petunjuk untuk mendekati Kebo Gupak (“Kerbau berlumur lumpur”).

Kebo Gupak lalu tidak lagi dimaknai secara negatif sebagai orang-orang kotor, melainkan Orang-orang yang berlumur kemakmuran, Orang-orang tekun yang berlumuran keberhasilan berkarya, Orang-orang pekerja keras yang berlumur kekayaan, dan sebagainya.

Jika engkau mau menjadi orang baik, belajarlah berproses menjadi orang baik dengan mendekati, berelasi dekat dengan orang-orang baik, biar ketularan (“gupak”) kebaikannya.

Kerja kreatif itu bukan sekedar mengenang, menyimpan warisan budaya, melainkan berani bertekun menafsirkannya secara baru dan berproses menjalaninya.

Banguntapan, 8 Agustus 2026

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *